Piece of Life Chapter 21 -Terbukanya Tirai Hati- Adzan Maghrib bergema memenuhi langit Konoha. Semburat jingga di ufuk barat menyambut kehadiran sang Shinobi legenda. Selepas menunaikan sholat berjamaah, Naruto bergegas menuju Ruang hokage. “Oi, Naruto. Untung kau cepat datang, baru saja aku akan pulang,” “Tumben, masih jam segini sudah mauContinue Reading

Piece of Life Chapter 20 Never Faded Semalaman tak bisa memejamkan mata, Naruto tertidur sebentar selepas subuh. Kepalanya terasa pusing. Pagi ini ia memutuskan untuk menghirup udara segar di luar. Sakit hati memang menyakitkan, tapi hidup harus terus berjalan kan… Melangkah tanpa arah, kini ia berada di lapangan sudut utaraContinue Reading

Piece of Life Chapter 18 _I’m Not Alone_ Angin sejuk menyapa lembut warga Konoha. Cuaca dingin mulai tergantikan dengan kehangatan. Perlahan, lapisan putih salju pun menganak sungai. Kuncup sakura bermunculan, mengawali musim semi tahun ini. “Alhamdulillah, akhirnya bisa pulang kembali,” ucap Naruto menatap gerbang Konoha yang tak jauh di hadapannya.Continue Reading

Piece of Life Chapter 17 _Perjalanan Hati_ Sasuke tetap waspada di tempat persembunyiannya, sebuah gua kecil di lembah yang curam. Di hadapannya, kuil Jashin yang dulu pernah hancur setelah pertempuran melawan akatsuki masih tetap tegak berdiri. Meskipun nyaris tidak ada tanda-tanda kehidupan disana, namun Sasuke menangkap ada beberapa cakra yangContinue Reading

Piece of Life Chapter 16 _Tsudzukenakereba naranai_ Salju semakin tebal. Dingin yang menusuk tulang tak membuat para shinobi itu bergelung di bawah selimut. Masih banyak yang harus diselesaikan. Karena shinobi adalah orang yang menanggung beban. “Kalian sudah menunggu lama? Gomen, aku harus membantu seekor burung keluar dari sarangnya,” ucap KakashiContinue Reading

Piece of Life Chapter 15 -Kimyona Hatobito- Inryo-ten Tampak Sai, Shika dan Naruto tengah menikmati minuman botol putih ditemani semangkuk udon hangat. Sementara di luar, lapisan putih salju yang tipis mulai menutupi tanah dan tumbuhan. “Alhamdulillah, akhirnya bisa makan enak… itadakimasu…” Naruto langsung menyantap hidangan yang tersaji. “Itadakimasu…” Sai danContinue Reading

Piece of Life Chapter 14 – Misshon seiko – Dan akhirnya tepat di tetes-tetes terakhir chakra Naruto, Hinata memegangi tangannya dan mengalirkan chakra padanya. “Apaa!?” Toneri tersentak. Akhirnya Naruto bangkit kembali, dengan bantuan chakra Hinata. “Aku tak akan membiarkannya berakhir..” kata Hinata. “Kenapa bisa!?” “Chakra Hamura mengalir dalam diriku juga..”Continue Reading

Piece of Life Chapter 13 – Houfuku Otsusuki – “Harta yang didapat dari pengorbanan mata seluruh klanku, harta Otsusuki. Berani-beraninya mereka,” Toneri geram melihat tenseigan miliknya telah dihancurkan Naruto. Serpihan bola byakugan masih melayang di ruangan besar itu. Dalam sekejap, Toneri mengaktifkan Mode Chakra Tenseigan. Tubuhnya berubah mengeluarkan aura biruContinue Reading

Piece of Life Chapter 12 -Tenseigan no hakai- Begitu gerbang menara terbuka akibat ledakan kunai kertas, ratusan boneka menerjang Sai dan Shika. Murid Danzou ini telah menyiapkan pasukan tempurnya dengan chouja giganya. Dua ekor singa, dua ekor burung elang, dan puluhan monster kertas lainnya. Biarpun tidak seekstrim kibaku nendo milikContinue Reading

Piece of Life Chapter 11 -Kettei Kage- Sementara itu, situasi di bumi semakin kritis. Tampak bulan semakin mendekat. Hujan meteor terus berjatuhan. Awalnya berukuran kecil, kian lama bertambah besar. Tidak hanya Konoha, serbuan meteor juga menyerang hampir seluruh desa. Kakashi pun segera menghubungi aliansi shinobi untuk menjalin kerjasama menangani permasalahanContinue Reading